Standar Operasional Prosedur (SOP) atau Prosedur Tetap (Protap) adalah serangkaian instruksi tertulis yang dibakukan dan didokumentasikan dan aktivitas rutin dan berulang yang dilakukan oleh Suatu Organisasi. Dalam Standar Operasional Prosedur ini ditetapkan apa yang harus dilakukan, bagaimana, kapan, dimana dan Siapa yang melakukan setiap aktivitas.

Standar Operasional Prosedur (SOP) dibuat untuk menghindari terjadinya variasi dalam proses pelaksanaan kegiatan oleh pegawai yang akan menghambat kinerja organisasi secara keseluruhan.

Standar Operasional Prosedur (SOP) ini disusun dan dilaksanakan sesuai dengan Prosedur Kerja dan Administrasi Peradilan sehingga prosedur yang ditetapkan pada masing-masing bidang saling berkaitan bahkan berkaitan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengadilan Tinggi Jayapura dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Berikut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada bagian Jurusita yakni :

01._sop_pemanggilan_sidang_perkara_perdata

02._sop_pemberitahuan_penetapan_putusan_perkara_perdata

03._pemberitahuan_putusan_perkara_pidana

04._pemberitahuan_pernyataan_banding_kasasi_peninjauan_kembali_perkara_perdata

05._pemberitahuan_banding_kasasi_perkara_pidana

06._pemberitahuan_dan_penyerahan_memori_banding_kasasi_peninjauan_kembali_perkara_perdata

07._pemberitahaun_dan_penyerahan_memori_banding_kasasi_peninjauan_kembali_perkara_pidana

08._pemberitahuan_dan_penyerahan_kontra_memori_banding_kasasi_pk_perkara_perdata

09._pemberitahuan_dan_penyerahan_kontra_memori_banding_kasasi_pk_perkara_pidana

10._pemberitahuan_memeriksa_berkas_(inzage)_untuk_perkara_banding

11._panggilan_teguran_anmaning

 

 

Statistik Pengunjung

1
Hari Ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu Kemarin
Bulan Ini
Bulan Kemarin
Total
1
1
1
0
1
1
1
IP Anda : 18.213.192.104
2020-11-30 18:25